Creative Communication Intelligence at FreakOut dewina Indonesia


Media kini mulai memfokuskan diri untuk menjangkau segmen terbatas. Seperti tulisan jurnal sebelumnya, beberapa media punya konten yang spesifik, seperi Female Daily yang memproduksi konten beauty saja. Niche marketing adalah sebuah taktik yang unik. Teknik marketing ini terbentuk karena ada satu elemen audiens yang punya kebiasaan yang sama atau kategori yang sama, misal fotografi saja, ibu dan anak, keuangan, teknologi dan lain-lain.

source: universalbloggingtips

Niche Marketing bukan berarti marketnya kecil, tapi spesifik dan lebih punya high quality audience. Dengan ini, media mamu menjadi market leader dan memungkinkan untuk brand masuk, mendekati segmen tertentu. Salah satu kekuatan dari niche media adalah relationship dengan audiensnya. Memiliki sebuah konten yang fokus, membuat audiens percaya dengan media tersebut.

1. Niche Media Punya Segmen Yang Jelas

Dengan kategori yang sama, niche media punya segmen yang jelas. Bayangkan di satu media, kamu bisa mempunyai 1 kesamaan audiens, entah dari hobi atau fokus. Segmen jelas ini memungkinkan penulis konten pun berbagi hal yang lebih fokus. Traffic yang datang pun lebih fokus, artinya media bisa menilai seberapa kuat konten mereka menjangkau audiens. Ketika berbicara tentang media yang luas, banyak sekali kategori yang kamu butuhkan dalam menulis. Sementara di niche media, kesamaan ini membuat lebih efisien.

2. Segmen Audiens Lebih Loyal

Segmen yang terbatas berarti segmen yang loyal. Melihat dari traffic niche media yang tidak sebesar media luas, namun interaksi dalam bentuk share dan comment bisa lebih tinggi dari media luas. Konten-konten ini lebih memungkinkan untuk jadi viral di kalangan segmen terbatas ini. Mereka merasa lebih relevan ketika mengakses informasi di niche media.

3. Fleksibel Tap In Dengan Brand Campaign

Brand yang ingin tap in campaign lebih mudah untuk menjangkau audiensnya di niche media ini. Produk susu bayi misalnya, akan lebih mudah menjangkau Mommies Daily atau Femina untuk campaign mereka. Pada akhirnya, brand lebih efektif menghabiskan budget di niche media karena targetnya jelas. Tak cuma melalui iklan, brand bisa tap in dengan offline activity dari media hingga ke program-program reguler media.

4. Strong Relationship Dengan Brand Yang Tap In

Dengan campaign yang tepat sasaran ke segmen target terbatas, audiens akan mempunyai relasi yang kuat dengan brand. Ini baik untuk brand yang sedang campaign dan mengincar loyalitas audiens. Seperti merek Make-Up yang sedang tap in di situs media perempuan, pastinya mereka akan menjadikan produk dari make-up tersebut rekomendasi untuk digunakan.

Media dengan segmen yang niche mementingkan kuantitas daripada kualitas. Dengan kekuatan loyalitas dan fokus, media niche ini mampu memenangkan hati audiens. Persaingan media luas sudah banyak, namun niche media akan selalu ada mengikuti behavior dari audiens.

Free Email Updates
Get the latest content first.