Creative Communication Intelligence at FreakOut dewina Indonesia


Kemunculan App Store di tahun 2008 adalah salah satu faktor kejayaan mobile app saat ini. Di tahun 2008 setelah diluncurkan, ada 552 aplikasi yang mayoritas dari aplikasi tersebut berbayar. 2016, lebih dari 4,4 juta aplikasi dan mayoritas gratis untuk diakses.

market-mobile-app

source: getnap

Membuat sebuah mobile app sekarang lebih mudah daripada memonetisasinya. Sebagian besar pengguna masih berpikir untuk mendapatkan mobile app yang gratis dari App Store. Lalu, jika banyak user ingin mendapatkan aplikasi yang gratis, bagaimana developer mendapatkan pendapatan dari aplikasinya?

1. Freemium

Salah satu pricing strategy yang ada di aplikasi adalah freemium. Freemium ini sendiri berarti aplikasi tersebut bisa diinstal secara gratis, namun ada beberapa fitur special yang hanya dibuka ketika sudah berlangganan secara premium. Model ini sangat popular di kalangan app developer karena mayoritas kontennya dapat diakses secara gratis.

2. In-App Purchase

Monetisasi melalui in-app purchase mungkin sering kita temui di mobile game application. Pembelian lives, special powers, item dan lain-lain untuk support game yang sedang kita mainkan. Mobile Developers percaya bahwa game bagus yang gratis akan membuat user tetap bermain game tersebut dan mengakses item-item premium yang ditawarkan.

3-kingdoms-td-defenders-creed-those-in-app-purchases-in-full

Source: bluestacks

3. Advertising

Meskipun aplikasi bisa didownload gratis dan semua kontennya bisa didapatkan secara gratis, developer aplikasi masih bisa mendapatkan revenue dengan menempatkan iklan di dalam aplikasinya. Ada slot-slot inventory yang disediakan oleh developer aplikasi untuk iklan, yang bisa berbentuk iklan banner atau iklan native.

Saat ini banyak developer yang mulai beralih ke iklan native ketimbang iklan banner. Native diyakini tidak mengganggu user karena bentuknya yang menyesuaikan platform dari aplikasi tersebut, berbeda dengan iklan banner/pop up. Hasil dari iklan native ini pun lebih efektif karena user mau mengklik iklan tersebut dan membaca konten di dalamnya, ketimbang iklan banner yang ingin langsung ditutup user karena mengganggu.

mock-up-native-ad-klien

Placement di Mobile News

landscape-3

Placement di Mobile Game App

Revenue dari Iklan Native ini pun bergantung pada traffic yang ada, artinya ketika trafficmu tinggi, berarti revenue yang kamu dapatkan pun semakin besar. Inilah salah satu solusi monetisasi aplikasi mobile yang diminati di era mobile ini.

Revenue memang sesuatu yang krusial untuk developer aplikasi mobile, hal inilah yang menghidupi para developer aplikasi mobile. Karena mayoritas user menginginkan aplikasi gratis dengan konten yang gratis, iklan native seakan menjadi sebuah jawaban yang mencerahkan ketika berbicara tentang monetisasi aplikasi mobile.

Kalau kamu punya aplikasi mobile yang ingin dimonetisasi dengan iklan native, FreakOut  dewina Indonesia mampu mengakomodasi kebutuhanmu. Kamu bisa mendaftarkan aplikasimu sebagai publisher di sini. Yang penting, terus tingkatkan kualitas konten agar traffic terus tinggi.

Source:

http://thenextweb.com/entrepreneur/2015/07/31/10-ways-monetize-mobile-app/

https://blog.appnext.com/2016/11/monetize-mobile-apps-key-strategies-need-know/

http://www.businessinsider.com/app-users-are-quick-to-uninstall-2016-11?IR=T&r=US&IR=T

Free Email Updates
Get the latest content first.