Creative Communication Intelligence at FreakOut dewina Indonesia


Native Advertising mampu mendistribusikan konten ke berbagai channel dan target audience yang diinginkan. Mulai dari SES A-C, umur yang berbeda hingga gender bisa disasar oleh iklan native. Tak cuma brand-brand yang biasa dikonsumsi oleh audience, ternyata iklan native juga bisa mengkomunikasikan brand properti.

Salah satu brand properti yang menggunakan iklan native FreakOut dewina Indonesia adalah Rumah 123. Di sini, pesan yang ingin dikomunikasikan adalah rumah dengan cicilan 2 juta. Rumah 123 menyasar target mereka yang ingin memiliki rumah dan membaca digital media.

Pembaca media digital memang banyak macamnya. Penetrasi mobile yang begitu tinggi di Indonesia menyebabkan akses media dari smartphone pun tinggi. Tak menutup kemungkinan bahwa mereka punya kekuatan finansial juga mengakses internet. Di sinilah iklan native berfungsi dengan efektif. Ditempatkan di publishers besar seperti Kompas.com, Tribunnews.com, suara.com, republika.co.id, tempo.co, Rumah 123 bisa mendapatkan 7,8 juta impressions dan lebih dari 23,000 klik selama 20 hari.

Mengangkat headline “Cari Rumah Dengan Cicilan Rp 2 Jutaan?” ternyata cukup efektif untuk menarik orang ke dalam landing page yang disediakan oleh Rumah 123. Kenapa headline ini efektif?

1. Rumah adalah hal yang istimewa bagi banyak orang, namun harganya sulit terjangkau.

Ketika rumah bisa dicicil dengan harga yang rendah, akan menarik karena rumah menjadi hal yang bisa dijangkau. Orang-orang yang klik dan engage dengan iklan ini adalah mereka yang membutuhkan rumah, namun dengan harga yang terjangkau.

2. Native Ad membawa iklan ke audiens yang relevan.

Ditempatkan di media-media besar yang menjangkau banyak orang, serta didukung dengan headline yang relevan membuat campaign Rumah 123 ini mempunyai CTR yang di atas standar yaitu 0,43. Pemilihan publishers ini sendiri dilakukan dengan pertimbangan campaign ini akan menyentuh banyak lapisan audiens karena berhubungan dengan harga yang terjangkau dan kebutuhan pokok.

Brand properti, seperti yang kita tahu, terbiasa dengan media-media konvensional seperti iklan TV, koran hingga brosur. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, kegiatan komunikasi brand properti diperluas di area digital. Brand mulai memiliki website, dan banyak dari mereka yang mempunyai kanal media sosial. Di situ, brosur lebih gampang didownload, bahkan mereka bisa menyajikan pemandangan 360 pada audiens.

Tak cuma Rumah 123, salah satu apartemen juga menggunakan iklan Native sebagai channel komunikasinya. Branz BSD juga menggunakan iklan Native untuk mengkomunikasikan bahwa Branz BSD adalah sebuah apartemen berasitektur jepang yang memiliki fasilitas Gym hingga Party Room. Namun, headline yang diangkat adalah “Branz Hadirkan Apartemen Ala Jepang Yang Punya Akses Mudah”. Headline ini memiliki CTR yang di atas standar dan jumlah klik yang tinggi karena banyak yang mencari apartemen dengan akses yang mudah.  Unsur arsitektur jepang juga menjadi nilai plus dari Branz BSD yang membuat orang penasaran seperti apa penawarannya.

Iklan native dianggap salah satu kanal yang efektif untuk menyebarkan pesan komunikasi dari brand properti. Dengan kategori media-media premium, properti, keuangan dan bisnis, hingga kategori male, brand properti bisa mengiklankan promonya dengan cukup mudah. Menghantarkan audiens melalui iklan native, langsung masuk ke dalam landing page brand. Sehingga audiens bisa langsung berinteraksi, melihat berbagai fitur properti tersebut hingga mendaftarkan diri untuk membeli properti tersebut.

Free Email Updates
Get the latest content first.