5 Manfaat Riset Pasar Serta Uji Coba Strategi bagi Marketers


Dalam melakukan digital marketing, bisa dibilang tidak ada formula eksak yang dapat dipastikan kesuksesannya. Tak jarang, langkah yang digunakan oleh brand A tidak akan berhasil jika diaplikasikan oleh brand B. Oleh karena itu, riset terhadap pasar serta uji coba (A/B testing) selalu dibutuhkan untuk mengukur keberhasilan strategi yang Anda gunakan. Tak perlu merasa terbebani, dengan keadaan yang serba digital saat ini, proses tersebut akan lebih mudah untuk dijalankan karena sudah tersedia banyak tools yang dapat membantu Anda. Nah, jika Anda sudah memutuskan untuk melakukan riset pasar serta tes terhadap strategi marketing maupun periklanan yang Anda jalankan, ini beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan.

1. Positioning yang lebih tepat

Dengan dilakukannya uji coba terhadap strategi yang digunakan, Anda akan dapat melihat lebih jelas penempatan produk seperti apa yang perlu ditekankan di hadapan pasar yang menjadi target Anda. Hal ini akan membuat strategi yang Anda lakukan menjadi lebih efektif dan tidak salah sasaran. Andai brand Anda memasarkan produk makanan, apakah market yang dituju akan lebih menerima produk tersebut jika diposisikan sebagai makanan sehat, atau sebaliknya? Hal ini akan dapat terlihat jika Anda sudah melakukan riset yang mendalam.

2. Kelebihan dan kekurangan produk akan terukur dari awal

Cara memasarkan produk terbaik adalah dengan memiliki kualitas yang memenuhi harapan target market Anda. Hal ini akan memudahkan Anda dalam menawarkan diri pada calon konsumen. Untuk itu, riset pasar dapat dilakukan jika Anda akan meluncurkan produk baru. Hasil dari penelitian ini dapat menunjukkan apakah produk tersebut sudah memenuhi ekspektasi calon pelanggan atau apakah ada beberapa faktor yang masih butuh peningkatan tertentu.

Pentingnya riset pasar bagi proses marketing brand
3. Melihat peluang di antara kompetitor

Ketika akan memasarkan brand Anda, kompetitor adalah satu faktor yang krusial dan harus masuk dalam pertimbangan Anda saat merancang taktik yang akan digunakan. Anda akan dapat mengukur apa yang sudah berhasil dilakukan oleh kompetitor dan apa yang dapat dikembangkan dari sana.

4. Mengeliminasi asumsi

Tak jarang kita menemukan marketer yang menggunakan asumsi tertentu ketika sedang membuat rencana marketing. Dengan karakteristik audiens yang berbeda-beda, penggunaan asumsi semata tentu tak disarankan karena dibutuhkan data yang valid untuk dapat meraih hasil yang efektif. Karena itu, penggunaan riset serta uji coba yang memberi informasi lengkap mengenai target pasar dibutuhkan untuk dapat mengeliminasi asumsi tak berdasar yang dapat mempengaruhi siasat marketing Anda secara keseluruhan.

5. Pengetahuan yang lebih mendalam mengenai audiens

Kemungkinan besar Anda sudah menargetkan segmen tertentu dalam pemasaran brand Anda. Namun, sejauh apa pengetahuan yang Anda miliki tentang segmen tersebut? Apakah ada karakteristik tertentu yang perlu diketahui untuk dapat meningkatkan kemungkinan berhasilnya rencana Anda? Jawabannya akan diketahui jika riset pasar merupakan bagian dari agenda marketing.

Free Email Updates
Get the latest content first.