Creative Communication Intelligence at FreakOut dewina Indonesia


Sebuah konsep marketing memang membutuhkan tingkat efisiensi yang tinggi. Efisiensi ini bergantung pada singkatnya sebuah campaign mencapai goalnya, effort yang dikeluarkan hingga budget yang dihabiskan. Strategi marketing yang efisien memang selalu jadi impian sebuah perusahaan.

Advertising 10 Tahun Yang Lalu

Jika kita melihat konsep advertising 10 tahun yang lalu di Indonesia, kita bisa melihat proses yang cukup panjang. Jika brand ingin beritanya tampil di media tertentu dalam bentuk advertorial, pihak brand akan menghubungi media tersebut, menanyakan rate, deal dan proses publishing. Itu baru satu media, bagaimana ketika brand tersebut perlu untuk menyebarkan campaignnya di 12 media? Otomatis ini akan memakan waktu dan tenaga.

Native Advertising Membawa Efisiensi

Native Advertising datang dalam bentuk Ad-Network, di mana ad-network ini mempunyai banyak publisher partners yang siap menjadi placement iklan tersebut. FreakOut dewina Indonesia, salah satu contoh Ad-Network yang mengusung Native Advertising, sudah mempunyai jaringan publishers ke lebih dari 200 media besar di Indonesia. Meskipun bentuknya tidak seperti Advertorial, namun display dari Native Advertising ini akan blending dengan layout dari situs media tersebut. Letaknya pun bisa di mana saja, di home page, di dalam artikel, artikel terkait dan lain-lain.

Native Advertising membawa sebuah efisiensi yang cukup tinggi dalam sebuah proses marketing. Beriklan dengan format Native Advertising di FreakOut dewina Indonesia, berarti dengan mudah brand bisa connect ke banyak publisher partners besar di Indonesia dan menyebarkan campaignnya dalam waktu yang sebentar. Prosesnya adalah tinggal memasukkan headline, description dan visual, lalu iklan Native akan dengan cepat tayang di spot yang dijadikan placement. Selain itu, brand bisa memilih sendiri publishers maupun kategorinya, misalnya kategori Female Urban, kategori Keluarga, Male, dan lain sebagainya.

banner ad

Iklan jenis ini bisa menyingkat waktu dan tenaga yang cukup signifikan. Salah satu yang diunggulkan Iklan Native adalah bagaimana traffic yang dibawa. Berbicara tentang advertorial, brand sulit mendapatkan traffic ke websitenya karena advertorial hanya seperti artikel berbayar, di mana banyak konten yang dibaca dan sedikit link tentang website brand tersebut. Sementara di Iklan Native, begitu audience klik iklan tersebut, audience akan dibawa langsung ke website brand agar bisa melakukan interaksi secara langsung. Proses yang digunakan akhirnya cukup menyingkat user journey daripada sebuah advertorial, kemungkinan user visit website akan lebih besar dan lebih dalam juga key message yang disampaikan oleh brand.

Efisiensi Native Advertising yang membawa format ini disukai oleh banyak brand. Campaign apapun yang dibawa oleh brand, misalnya menyebarkan konten artikel, registration form, hingga promo dan redeem bisa didistribusikan melalui native advertising. Relevansi melalui headline dan visual akan menarik audience untuk mengunjungi campaign brand.

Free Email Updates
Get the latest content first.