Memilih Jenis Iklan yang Tepat untuk Kebutuhan Anda


Di era kemajuan teknologi saat ini, kita telah berpindah ke ponsel cerdas untuk melakukan berbagai aktivitas digital. Dengan gawai ini, kita mengecek email, membaca berita terbaru, berinteraksi dengan teman dan kerabat, dan lain-lain. Selain rutinitas sehari-hari, penggunaan smartphone juga berdampak pada cara marketer bekerja. Dalam beberapa kasus, jenis iklan tradisional tidak lagi seefektif dahulu. Inilah saat bagi marketer untuk memilih dengan tepat jenis promosi apa yang akan digunakan untuk beriklan, terutama jika kita bekerja berdasarkan bujet yang cukup ketat. Jadi, bagaimana cara memilih jenis iklan yang tepat? Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan, ini di antaranya:

Pertama, advertisement harus dianggap sebagai investasi. Seperti yang telah diketahui, kemungkinan untuk mendapatkan hasil dari investasi secara cepat sangatlah kecil, sehingga kita harus mempunyai pandangan yang realistis ketika menjalankan iklan. Selain itu, perlu diingat bahwa selain angka ada hasil lain yang mungkin tidak dapat diukur secara langsung namun sama berpengaruhnya terhadap keberhasilan iklan Anda, seperti engagement dan conversation.

Setelah memperhitungkan faktor di atas, tempatkan diri Anda pada posisi konsumen. Observasi kebiasaan mereka dan cari tahu apa yang mereka kunjungi dalam aktivitas digital sehari-hari. Tujuan yang dikunjungi adalah tempat yang tepat unutk menempatkan iklan Anda. Tak hanya itu, tinjau pesan yang ingin Anda sampaikan pada audiens. Apakah pesan Anda sudah cocok ditempatkan di platform yang sering dikunjungi oleh target konsumen? Apakah mereka akan menerimanya dengan baik jika Anda menempatkannya di sana? Jangan ragu untuk menyesuaikan konten Anda jika memang diperlukan.

Yang terakhir namun juga sangat penting untuk diperhitungkan sebelum memilih format iklan tentu saja adalah bujet yang dimiliki. Efektivitas iklan harus selaras dengan biaya yang dikeluarkan.

Dengan pertimbangan-pertimbangan tersebut, salah satu jenis iklan yang cukup aman untuk digunakan oleh marketer adalah Native Advertising. Pilihan ini bisa dibilang cocok untuk semua jenis brand karena sangat fleksibel dan formatnya dapat menyesuaikan semua jenis device yang digunakan oleh konsumen yang disasar. Di samping itu, bentuk Native Ads yang menyesuaikan tampilan dari publisher sendiri juga membuat audiens tidak antipati terhadap kehadirannya. Kondisi ini membuat hasil yang didapat dari iklan native lebih nyata karena setiap aksi yang dilakukan audiens terhadap iklan Anda memang berasal dari ketertarikan terhadap brand yang diiklankan.

Free Email Updates
Get the latest content first.