4 Langkah Meraih Insight yang Berguna dengan Bujet Terbatas


Saat ini adalah era di mana keberadaan data sebagai sebuah hal yang memiliki kontribusi besar bagi perusahaan menjadi semakin krusial. Namun, tak banyak perusahaan yang memiliki sumber daya yang cukup untuk dapat melakukan riset mendalam terkait dengan produk maupun konsumennya. Tak hanya itu, ada satu hal yang menjadi isu terkait kebiasaan konsumen yang acap kali hadir dalam startup kecil, terutama yang bergerak di dunia digital. Isu ini adalah kebiasaan untuk menganalisa perilaku konsumen berdasarkan perilaku sendiri.

Hal-hal seperti ini tidak seharusnya menjadi penghalang bagi brand untuk tetap mendapatkan data yang berguna mengenai konsumen mereka untuk memperoleh keuntungan lebih. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk tetap dapat meraih insight yang memadai tentang pasar yang dituju.

Source: Freepik
  1. Lemparkan pertanyaan yang tepat

Kedengarannya cukup simpel dan mudah untuk dilakukan, namun kerap terjadi apa yang ditanyakan kepada konsumen bukanlah sesuatu yang akan memberi informasi berharga pada brand. Salah satu hal yang menyebabkan ini adalah bahwa tak jarang konsumen sendiri tanpa sadar melakukan hal yang berbeda dari jawaban yang mereka berikan pada survei yang dibuat oleh brand.

Hal ini membuat marketer harus melakukan penelitian lebih jauh lagi tentang kebiasaan mereka dari awal munculnya kebutuhan akan sebuah produk, mempertimbangkan brand mana yang akan dipilih, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk membeli produk dari merek tertentu. Perhatikan lagi pertanyaan awal agar sesuai dengan informasi yang ingin didapat dari konsumen.

  1. Pilah kanal yang digunakan

Saat ingin menggali lebih dalam tentang perilaku konsumen yang disasar, pastikan untuk mendekati mereka di tempat mereka berada. Apakah orang-orang yang disasar ada di media sosial tertentu? Atau apakah keberadaan profil digital mereka nyaris tak ada? Untuk dapat mengetahui hal ini, sebelumnya gambaran yang cukup akurat tentang profil siapa yang masuk ke dalam target market sudah harus tersedia.

Jika sebagian besar orang-orang yang masuk dalam profil target market berada di media sosial tertentu, maka curahkan perhatian terhadap kanal tersebut untuk mengkaji kebiasaan mereka. Namun jika tidak, tidak ada salahnya untuk mencari insight di luar kanal digital dan langsung bertanya pada calon konsumen di dunia nyata.

Source: Freepik
  1. Manfaatkan online tools yang ada

Dengan kemajuan teknologi yang sungguh pesat sekarang ini, berbagai layanan untuk melakukan survei sudah banyak tersedia. Ketersediaan layanan jajak pendapat ini tentu akan membuat riset semakin mudah dan cepat. Tak terbatas pada survei, saat ini terdapat juga tools untuk memahami perilaku user di website sekaligus meneliti user experience.

Dari segi investasi, layanan-layanan ini kebanyakan mempunyai harga yang masuk akal dan apa yang didapat dari harga tersebut juga bisa melampaui harga yang dibayarkan, sehingga tak perlu ragu untuk menggunakannya.

  1. Wujudkan ide terbaru dan buat target market mencobanya

Saat ingin melakukan perubahan pada produk yang sudah ada atau ingin meluncurkan fitur baru bagi sebuah aplikasi, buat konsumen mencobanya dan kemudian memberi pendapat mereka. Ini akan menjadi insight yang sangat berguna dan bisa menjadi petunjuk akan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Akan tetapi, marketer juga harus siap untuk menerima feedback yang diberikan oleh konsumen baik yang positif maupun negatif agar dapat melakukan penyesuaian dengan cepat dan tepat.

Free Email Updates
Get the latest content first.