Share on LinkedIn

Mobile Marketing mulai disebut-sebut adalah masa depan dari marketing. Sekarang, kamu lebih mudah melihat orang-orang berinteraksi dengan smartphonenya daripada dengan laptop atau PC. Tablet dan perangkat mobile seakan mengambil alih perhatian pasar.

Perangkat mobile jarang lepas dari genggaman kita. Bahkan lebih dari 75% dari audiens mengakui bahwa mereka juga membawa smartphone ke kamar mandi. Bahkan untuk hal sesederhana berbelanja online, mereka cenderung untuk survey ke 3 atau lebih online shop sebelum memutuskan untuk berbelanja. 4 dari 5 konsumen ini pun menggunakan perangkat mobile untuk berbelanja. Setiap smartphone juga memiliki lebih dari 10 jenis mobile app, yang terdiri dari browser, media sosial, hingga e-commerce.

Beberapa brand online shop membuat pengguna mobile ini sebagai salah satu target terbesar dari pasar mereka. Bahkan mereka memberikan diskon ataupun kupon yang ditargetkan kepada pengguna mobile. Sempat juga beberapa restaurant menawarkan free drink ataupun diskon untuk mereka yang melakukan check in di foursquare atau Facebook hingga posting di Instagram.

mobile-marketing-solutions source: magnacomww

Secara angka, pengguna mobile sudah lebih besar daripada pengguna desktop, sebanyak 52% pengguna mengakses internet melalui perangkat mobile. Investasi marketing untuk mobile marketing diperkirakan akan meningkat tahun depan. Beberapa konsep mobile marketing akan diterapkan lebih besar seperti personalized marketing, content marketing, video, native advertising dan beberapa hal lainnya yang meningkatkan personal user engagement.

Milenial merupakan pasar yang paling besar untuk didekati. Lebih dari 80% milenial menggunakan smartphone, hal ini menjadi peluang bagus bagi brand untuk memaksimalkan mobile marketing berbasis lokasi dengan menawarkan voucher ataupun promo yang relevan langsung ke smartphone dari konsumen.

how-gen-y-uses-mobilesource: jiwire.com/insights

Penggunaan smartphone yang masif ini pun mengubah strategi marketing dari pesan masal menjadi pesan dan penawaran yang lebih personal. Hal ini bertujuan untuk menjadikan konsumen merasa special dan lebih dipedulikan oleh brand. Loyalitas akan brand pun bisa jadi lebih tinggi dengan adanya perlakuan personal ini.

2016 menjadi tahun untuk mendapatkan konsumen, dan tahun depan menjadih tahun yang penting untuk menciptakan engagement yang kuat dengan audiens melalui personalisasi. Pertanyaannya, bagaimana sebaiknya brand-brand seperti e-commerce, bank hingga media merealisasikan peluang ini?

Source:

http://www.peppervirtualassistant.com/blog/mobile-marketing-trends-2017/

http://insights.carnival.io/7-mobile-marketing-stats-will-blow-mind/

Free Email Updates
Get the latest content first.
Share on LinkedIn