Saat merancang strategi marketing untuk usaha yang memiliki orientasi Business-To-Business (B2B), ada beberapa hal yang membutuhkan perhatian ekstra. Perusahaan yang berfokus B2B biasanya mempunyai siklus penjualan yang lebih panjang, target pasar yang lebih terbatas, serta harga yang cenderung lebih tinggi daripada harga produk massal. Kondisi tersebut menjadikan bisnis seperti ini memiliki tantangan tersendiri. Walau demikian, bukan berarti marketing B2B harus jalan di tempat. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencapai objektif digital marketing Anda.

Gunakan content marketing sebagai salah satu strategi

Di era digital ini, semua orang dapat menjadi pembuat konten. Kemajuan teknologi membuat kita dapat memproduksi konten hanya dengan beberapa langkah. Demikian juga dengan usaha B2B yang Anda miliki.

Tanamkan bahwa content marketing adalah investasi bagi brand. Dengan menggunakan content marketing, kesempatan untuk meraih pasar yang sesuai dengan target Anda semakin besar. Caranya adalah dengan menyajikan konten yang relevan, informatif dan jujur sesuai dengan industri yang dijalani. Konsistensi dalam content marketing akan membuat brand Anda menjadi nama yang dipercaya dalam bidangnya, sehingga kepercayaan dari konsumen potensial akan tumbuh dengan sendirinya.

Buat rencana yang matang

Setelah memutuskan untuk menggunakan content marketing, alokasikan waktu untuk menyusun strategi dan perencanaan yang matang. Rancang ide untuk konten selama 12 bulan ke depan, atau paling sedikit 4 bulan. Pertimbangkan juga berbagai format konten yang memungkinkan serta paling pas bagi brand Anda, seperti video, infografis, serta artikel. Memetakan strategi Anda dengan matang akan sangat membantu proses content marketing Anda ke depannya.

Buat rencana yang matang bagi strategi content marketing B2B Anda (source: unsplash)
Gunakan sarana iklan

Untuk menambah efektivitas content marketing dalam menjangkau audiens yang diinginkan, mengiklankan konten yang telah Anda buat dapat menjadi solusi. Saat ini, ada berbagai pilihan iklan yang tersedia, salah satunya adalah native advertising yang menyajikan gebrakan segar dalam dunia iklan digital.

Beberapa tahun belakangan, native ads menjadi pilihan banyak marketers karena tingkat keberhasilannya yang patut diperhitungkan. Format iklan ini menyesuaikan dengan format konten di situs yang menampilkannya, sehingga terlihat natural dan menyatu dengan konten asli dari publisher. Karena itu, native advertising tidak akan mengganggu audiens saat berselancar di internet. Selain itu, format tersebut membuat relevansi engagement semakin tinggi, karena user akan mengklik native ads yang ditayangkan jika mereka benar-benar merasa tertarik. Hal ini membuat native advertising patut dipertimbangkan untuk menjadi sarana promosi konten Anda.

Pertahankan konsistensi

Digital marketing adalah sebuah strategi marketing yang bersifat jangka panjang. Hampir tidak mungkin untuk mendapatkan kesuksesan dalam waktu semalam saja. Kondisi inilah yang membuat digital marketing membutuhkan konsistensi serta kesabaran untuk dapat membangun eksistensi yang kuat secara online serta konversi yang signifikan. Namun jangan khawatir, tantangan ini dapat disiasati dengan keberadaan berbagai analitik yang akan membantu Anda melihat apakah taktik yang sudah dijalankan efektif atau tidak. Untuk dapat mengukurnya, ada berbagai metrik yang menjadi indikator keberhasilan strategi Anda.

Free Email Updates
Get the latest content first.